Mengenal lebih dekat Kwarcab Kota Semarang, tentang, visi dan misi
Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti Orang Muda yang Suka Berkarya.
“Pramuka” merupakan sebutan bagi Anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi:
Kelompok anggota lainnya disebut anggota dewasa. Sedangkan Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan keluarga dalam bentuk kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan. Sasaran akhirnya adalah pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur.
Kepanduan di Indonesia dimulai sejak tahun 1923 dengan berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta, yang kemudian melebur menjadi Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) pada tahun 1926.
Gerakan Pramuka bertujuan membentuk Pramuka yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, serta memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia serta melestarikan lingkungan.
Berdasarkan resolusi Konferensi Kepanduan Sedunia tahun 1924 di Kopenhagen, kepanduan memiliki tiga sifat utama:
Informasi statistik Kwarcab Kota Semarang
Peta jalan organisasi Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Semarang