Delapan Anggota UBALOKA dan Unsur Kwartir Cabang Kota Semarang Ikuti Pelatihan Khusus Penanganan Bayi dan Anak, Ada Apa di Baliknya?

Kota Semarang – Upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang kemanusiaan dan pertolongan pertama terus dilakukan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Semarang. Salah satunya melalui keikutsertaan unsur UBALOKA dan Kwartir Cabang Kota Semarang dalam kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Bayi dan Anak yang diselenggarakan oleh PMI Kota Semarang pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Aula Pertemuan Lantai 4 UDD PMI Kota Semarang, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini diikuti oleh delapan anggota UBALOKA Kota Semarang, yaitu Luluk NurKhaini, Galih Salman Alfarisi, Andi Muhamad Hatta, Marsya Maulida Ichwani, Merabu Aini, Rizkytama Jati Saputra, Rizky Alamsyan, dan Kenandaru Jeza. Selain itu, hadir pula Govinda Kurnia dari Bidang Abdimas Kwartir Cabang Kota Semarang serta M. Triandar L selaku staf Kwartir Cabang Kota Semarang.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara Gerakan Pramuka dan PMI dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pertolongan pertama, khususnya pada kondisi darurat yang melibatkan bayi dan anak. Materi yang diberikan mencakup penanganan awal saat terjadi keadaan gawat darurat, teknik pertolongan pertama yang tepat, hingga langkah-langkah penyelamatan yang aman dan efektif sesuai prosedur.
Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung dari instruktur PMI yang berpengalaman. Selain penyampaian teori, peserta juga mengikuti praktik dan simulasi penanganan berbagai kondisi darurat yang dapat terjadi pada bayi dan anak, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
Keikutsertaan UBALOKA dan unsur Kwartir Cabang Kota Semarang dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen Gerakan Pramuka untuk terus mengembangkan kompetensi anggotanya, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat dan kesiapsiagaan kemanusiaan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam memberikan pelayanan serta pertolongan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional.
Semangat kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini sejalan dengan tema “Kwartir yang Solid Bersinergi dalam Bhakti Tahun 2026”, yang menekankan pentingnya kerja sama, peningkatan kapasitas, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.
Salam Pramuka! ⚜️
Solid Bersinergi, Sigap Menolong, dan Siap Mengabdi untuk Negeri.


