Keputusan Kwarnas

Keputusan Kwarnas

KEPUTUSAN DAN SURAT KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL

TENTANG JUKRAN – JUKLAK – JUKNIS GERAKAN PRAMUKA

FILE GERAKAN PRAMUKAKWARNASKLIK DISINIMIRROR
Tanda Penghargaan. No.175 Tahun 2012DOWNLOADDOWNLOAD
Sistem Administrasi Satuan No. 041 Tahun1995DOWNLOADDOWNLOAD
Panduan SKU Pramuka Siaga No. 199 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Panduan SKU Pramuka PenggalangNo. 199 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Panduan SKU Pramuka PenegakNo. 199 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Panduan SKU Pramuka PandegaNo. 199 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
SKK Tambahan No. 015 Tahun 1980DOWNLOADDOWNLOAD
Mabi Gerakan Pramuka No. 225 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
SKK dan TKK Pendakian No. 017 Tahun 1981DOWNLOADDOWNLOAD
Penilaian Kwartir Gugusdepan Tergiat No. 055 Tahun 1984DOWNLOADDOWNLOAD
Pengawasan Gerakan Pramuka No. 065 Tahun 1997DOWNLOADDOWNLOAD
Pokok – Pokok Pengorganisasian GP No. 220 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Melintasi Halang Rintang No. 006 Tahun 1981DOWNLOADDOWNLOAD
Tanda Pengenal Gerakan Pramuka No. 055 Tahun 1982DOWNLOADDOWNLOAD
Tanda Satuan Gerakan Pramuka No. 005 Tahun 1989DOWNLOADDOWNLOAD
Tanda Pengenal Nama Diri No. 060 Tahun 1986DOWNLOADDOWNLOAD
Pernyataan Keluar dari WAGGGS No. 064 Tahun 2001DOWNLOADDOWNLOAD
SKK dan TKK Penghijauan No. 130 Tahun 1980DOWNLOADDOWNLOAD
Panduan Dasar Kewirausahaan GP. No. 142 Tahun 2004DOWNLOADDOWNLOAD
Penggolongan Usia Peserta Didik No. 064 Tahun 1997DOWNLOADDOWNLOAD
Penyempurnaan SPPP G. Pramuka No. 041 Tahun 1999DOWNLOADDOWNLOAD
Pola & Mekanisme Pembinaan T/ D No. 176 Tahun 2013DOWNLOADDOWNLOAD
Lambang Gerakan Pramuka No. 006/ KN/ 1972DOWNLOADDOWNLOAD
Penyeragaman Nama Badan Pembantu/ Pelaksana Kwartir No. 080 Tahun 1997DOWNLOADDOWNLOAD
Pedoman Pelaksanaan PPBN No. 028 Tahun 1996DOWNLOADDOWNLOAD
Organisasi dan Tata Kerja Kwarda No. 222 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Organisasi dan Tata Kerja Kwarcab No. 223 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Upacara Di Dalam Gerakan Pramuka No. 178 Tahun 1979DOWNLOADDOWNLOAD
Pertemuan Pramuka No. 120/ KN/ 1976DOWNLOADDOWNLOAD
Penyesuaian PP Pertemuan Pramuka No. 193 Tahun 1998DOWNLOADDOWNLOAD
Pesta Siaga No. 131/ KN/ 1976DOWNLOADDOWNLOAD
Penyesuaian PP Pesta Siaga No. 194 Tahun 1998DOWNLOADDOWNLOAD
Perkemahan Besar Penggalang No. 132/ KN/ 1976DOWNLOADDOWNLOAD
Lomba Tingkat Regu Penggalang No. 033/ KN/ 1978DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya No. 170 A Th. 2008DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Bahari No. 158 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Bakti Husada No. 154 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Bhayangkara No. 159 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Dirgantara No. 151 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Kencana No. 160 Tahun 2013DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Taruna Bumi No. 180 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Wanabakti No. 005 Tahun 1984DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Pariwisata No. 078 Tahun 2014DOWNLOADDOWNLOAD
Humas Gerakan Pramuka No. 229 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Pramuka Garuda No. 180 A Thn 2008DOWNLOADDOWNLOAD
Syarat dan gambar TKK Bhayangkara No. 146 A Thn 2006DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Karya Wira Kartika No. 205 Tahun 2009DOWNLOADDOWNLOAD
Dewan Kerja No. 214 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Raimuna No. 013/ KN/ 1978DOWNLOADDOWNLOAD
Perkemaham Wirakarya No. 022/ KN/ 1978 DOWNLOADDOWNLOAD
Pramuka Peduli No. 248 Tahun 2010DOWNLOADDOWNLOAD
Pusdiklatnas No. 177 Tahun 2010DOWNLOADDOWNLOAD
Gudep Perguruan Tinggi (Juklak) No. 180 A Thn 2011 DOWNLOADDOWNLOAD
Pendidikan Agama No. 182 Tahun 1979DOWNLOADDOWNLOAD
Organisasi dan Tata Kerja Kwarran No. 222 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Manajemen Resiko No. 227 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Lampiran PP Manajemen Resiko No. 227 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Pakaian Seragam Pramuka No. 174 Tahun 2012DOWNLOADDOWNLOAD
Gugus Depan Gerakan Pramuka No. 231 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Penghargaan Lencana Karya Bhakti No. 094 Tahun 2006DOWNLOADDOWNLOAD
Gugus Darma Pramuka No. 176 Tahun 2012DOWNLOADDOWNLOAD
Kecakapan Pembina Pramuka AdiNo. 019 Tahun 1996DOWNLOADDOWNLOAD
Satuan Komunitas ( SAKO ) No. 177 Tahun 2012DOWNLOADDOWNLOAD
Iuran Anggota Gerakan Pramuka No. 049 Tahun 1987DOWNLOADDOWNLOAD
Pramuka Peduli, Struktur dan logo No. 230 Tahun 2007DOWNLOADDOWNLOAD
Pendidikan dan Kegiatan Menabung No. 186 Tahun 1979DOWNLOADDOWNLOAD
Pengelolaan Pengembangan Angg Dws No. 202 Tahun 2011DOWNLOADDOWNLOAD
Pramuka Peduli Bencana No. 248 Tahun 2010DOWNLOADDOWNLOAD
Panduan Saka Kalpataru         Tahun 2013DOWNLOADDOWNLOAD
Sistem Administrasi Kwartir No. 162 A Thn 2012 DOWNLOAD DOWNLOAD
Kecakapan Khusus, SKK dan TKK No. 134/ KN/ 1976 No. 132 Thn 1979 DOWNLOAD DOWNLOAD
Pramuka Anti Tembakau No. 095 Tahun 2007 DOWNLOAD DOWNLOAD
Karang Pamitran No. 056 Tahun 1982 DOWNLOAD DOWNLOAD
Saka Widya Budaya Bakti No. 053 Tahun 2014 DOWNLOAD DOWNLOAD
TKK Lingkungan Hidup & Pencapaiannya No. 151 Tahun 1995 DOWNLOAD DOWNLOAD
Petunjuk Pelaksanaan yang di keluarkan Kwarda Jateng

Petunjuk Pelaksanaan yang di keluarkan Kwarda Jateng

KEPUTUSAN DAN SURAT KEPUTUSAN KWARTIR DAERAH (Regulasi yang dikeluarkan oleh Kwartir Daerah)

FILE GERAKAN PRAMUKA TAHUNKWARDAKLIK DISINI
Tanda, Lambang, Kibaran Cita Ambalan  Racana Tahun 1979Kwarda JatengDOWNLOAD
Unit Batu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Tahun 2014Kwarda JatengDOWNLOAD
Pengembangan dan Pemantapan B. (Narakarya) Tahun 2012Kwarda LampungDOWNLOAD
Brigade Penolong Tahun 2014Kwarda JatimDOWNLOAD
Pedoman Ops. Pramuka Peduli (Kwarda Jateng) Tahun 2012Kwarda JatengDOWNLOAD
Juklak Tanda Penghargaan  (Kwarda Jateng) Tahun 2014Kwarda JatengDOWNLOAD
Lambang Kwarda ( Kwarda Kalimantan Utara) Tahun 2016Kwarda KaltaraDOWNLOAD
    
    
    
Pelatihan Web Kwarcab

Pelatihan Web Kwarcab

Kak Awang serius untuk mengutak atik komputer, belajar menjadi admin web pusdik, Sabtu, 12 Mei di sanggar bakti Kota Semarang. 

Pelatihan ini merupakan pembekalan bagi admin Web Kota Semarang. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah perwakilan dari Pramuka peduli, Dewan Kerja Cabang Kota Semarang, dan Pusat Informasi Kwartir Cabang kota semarang. 

Harapannya setiap admin dapat mengoperasikan web dengan baik, sehingga dapat memaksimalkan web kwartir Cabang kota semarang, sehingga dapat menyampaikan infomasi yang aktual dalam setiap kegiatan kwartir yang di selenggarakan. 

Hal ini untuk mewujudkan salah satu Visi Kwarcab kota semarang yaitu pramuka yang ketok bagi masyarakat. Dengan selalu menginformasikan kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka, harapannya image masyarakat terhadap gerakan pramukan akan menjadi baik. 

Belajar Menaksir

Belajar Menaksir

Dalam suatu perjalanan, terkadang kita dihadapkan dengan suatu keadaan yang mengharuskan untuk menaksirkan dahulu kondiri medan yang akan dihadapi. Maksudnya agar saat kita melewati medan tersebut kita tidak terjebak dalam kesulitan atau bahaya. Misalnya sebelum kita menyeberangi sungai, kita harus menaksir lebar sungai, kedalaman serta kecepatan arusnya. Peramalan bentuj awan, sura debur pantai, bau-bauan yang berbahaya, dan lain sebaginya. Hasil penaksiran yang dapat tentu tidak selalu tepat 100 %, tetapi minimal mendekati. Ketelitian hasi penaksiran, akan tergantung dengan kecermatan dan pengalaman.

Menaksir atau aproksimasi adalah metode untuk mengira-ira, karena kita tidak menggunakan sebuah alat ukur untuk memastikan sebuah ukuran. Penaksiran adalah proses mengetahui sejumlah hal di alam melalui panca indra, anggota tubuh dan pengalaman, kadang dengan bantuan alat yang minimal.  Mari kita jabarkan:

Menggunakan Panca Indra

  1. Rasa yang membedakan manis, asin, asam, kecut atau kombinasi (Tawar, air payau, air laut, rasa asam, rasa sayum sop, dan lain-lain)
  2. Cium yang mendekteksi sejumlah bau-bauan seperti wewangian, bau harum, bau busuk, bau tengik, anyir, atau kombinasi (bau ular, bau macan, bau babi, bau pantai, bau hujan, bau mayat, bau bangkai, dan lain-lain)
  3. Dengar yang mengartikan dengungan suara yang tidak dapat dijangkau oleh surar contoh debur ombak, suara air terjun, riam, kesunyian, suara langkah, suara mobil, suara truk, suara ledakan, suara, hujan, suara anjing, suara kucing, suara ular, suara burung dan lain sebagainya.
  4. Raba yang mengartikan sentuhan-sentuhan kulit terhadap alam sekitarnya (dingin, panan, kasar, halus, atau kombinasinya (dinding yang lama tidak terkena cahaya, diding goa yang lembab, permukaan batang kayu yang rapuh, dan lain sebagainya)
  5. Lihat yang mengartikan cahaya dari sumber cahaya mahatari atau cahaya lain. Misal bayangan, awan, gerakan air, Cahaya terang di balik bukit, dan lain sebagainya

Contoh

Kita berada di tepi sungai, kita ingin menyebrang sebelumnya kita gunakan panca indra kita untuk menaksir keadaan.

  • Air terasa payau tidak tawar
  • Tercium bau anyir / petrichor
  • Kita lihat awan mendung dan cenderung gelap
  • Kita dengar air berdesis, beriak
  • Udara terasa dingin
  • Air kita lihat coklat kehitaman membawa kayu, sampah dan tanah, dan tampak berbuih
  • Angin berdebu 

Kesimpulan Hulu sedang banjir, dan cuaca di atas hujan dan hujan akan segera sampai di tempat ini, berarti jangan menyebrang sekarang segera cari tempat berteduh, tunggu cuaca dan air baik.

Anggota Tubuh

Anggota tubuh dapat menjadi alat ukur yang baik, karena senantiasa kita bawa kemana kita berada dan tidak pernah tertinggal. Karena kita tumbuh dari waktu ke waktu, dan kadang tubuh kita berubah ukuran maka jika kita hendak mengukur dengan anggota tubuh kita sering sering mengukur dan mencatatnya.

  • Jengkal         : panjang dari ujung jari jempol sampai dari kelingking saat direntangkan secara maksimal.
  • Hasta             : Panjang dari ujung jari tengah sampai siku.
  • Depa  : Panjang dari ukung jari tengah tangan kanan dan kiri saat kedua tangan kita rentangkan, yang diukur adalah lewat punggung.
  • Panjang telapak kaki
  • Panjang masing-masing jari, ingat bisa jadi panjang telunjuk jari tangan kanan dan kiri berbeda
  • Tinggi badan (saat berdiri dan saat jongkok)
  • Berat badan
  • Kecepatan rata-rata berjalan
  • Kecepatan rata-rata berlari

Benda yang sering kita bawa

  • Tongkat Pramuka karena ukuran standar nya 160 cm
  • Lebar setangan leher
  • Panjang sabuk yang kita bawa
  • Panjang telapak sepatu
  • Panjang syall
  • Berat botol kita saat penuh
  1. Hal dapat dijadikan ukuran di sekitar kita
  • Panjang ubin ada yang 20 cm, ada 40 cm dll
  • Panjang enetenit atau plafon
  • Jarak antar tiang listrik

Pengalaman 

Makin sering kita memakai penaksiran selama kita menjelajah medan atau berpetualang di alam bebas kita akan mempunyai semacam Sense contohnya bila sudah biasa di tebing, melakanakan rappeling, atau climbing, kita akan langsung terbayang oh tebing ini kira kira 30 meter.

Atau saat kita nelihat cuaca di pagi hari, kira kira nanti siang hujan

Setelah ini kita akan belajar ragam ketrampilan menaksir, Setiap Link akan membahas secara khusus mengenai Ilmu menaksir

Pengertian Menaksir
Menaksir Lebar
Menaksir Kedalaman Sungai
Menaksir Kecepatan Arus
Menaksir Tinggi
Menaksir Waktu Tempuh Perjalanan dan Menaksir jarak
Menaksir Cuaca
Menaksir Berat 
 Ketrampilan Kepramukaan lainnya: Tali Temali dan Pionering Macam-macam Sandi dan Penjelasannya Menggunakan Semaphore yang benarTeknik Menggunakan Kompas Menggambar Peta PanoramaTeknik Menggambar peta lapanganMembuat Peta Pita 
Teknik Mengirim morse yang benarContoh Soal Ketrampilan Kepramukaan 

 Berikut Link yang mungkin juga berguna untuk kakak Pembina Pasukan Penggalang :  

  1. Naskah Pelantikan Penggalang Ramu
  2. Surat Keterangan Pelantikan Penggalang Ramu
  3. Upacara Pembukan Latihan Pasukan Penggalang
  4. Upacara Pindah Golongan dari siaga ke penggalang
  5. Sifat Penggalang 
  6. Karakteristik Penggalang
  7. Kiasan Dasar Penggalang
  8. Filosofi Penggalang

  Sebagai referensi kakak penegak dalam kegiatan Serah terima Jabatan Pengurus Dewan Ambalan :   

  1. Program Latihan Ambalan Penegak 
  2. Program Latihan PBB Ambalan Penegak
  3. Ragam Permainan Ambalan Penegak 
  4. Atur Acara Upacara Serah Terima Jabatan
  5. Tanda Seragam Pramuka Putra 
  6. Kibaran Cita Penegak / Bendera Ambalan 
  7. Dewan Pramuka Penegak 
  8. Program Kerja Ambalan Penegak 
  9. Naskah Pelantikan Penegak Bantara 
  10. Contoh Surat Keterangan Bintang Tahunan 
  11. Pindah Golongan dari Penggalang ke penegak 
  12. Pola Pembinaan Pramuka Penegak 
  13. Tanda Seragam Pramuka Putri 

Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085743109113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)Info Terbaru

Trik SemaphoreSejarah Baden-PowellSeragam Penegak PutraSeragam Penegak PutriTali Temali dan Pionering
Ambalan 
SanggaPenegak Tamu Penegak CalonDewan AmbalanAdat  AmbalanSandi AmbalanAmbalanSurat Keterangan Bantara Pelantikan BantaraPindah Golongan Penggalang ke Penegak Sekapur Sirih Api Unggun
Kibaran Cita Penegak / Bendera Ambalan

Narakarya dan Naratama

Masa Pengembangan Anggota Dewasa Gerakan Pramuka

Masa Pengembangan adalah tahapan proses setelah mengikuti kursus yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan danPelatihan untuk mendapatkan lisensi resmi Pembina Pramuka atau Pelatih Pembina Pramuka yang secara berkala diprogramkanoleh Kwartir Cabang.

Masa pengembangan setelah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus PembinaPramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) dinamakan “Narakarya”. Sedangkan Masa Pengembangan setelah mengikuti Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KPD) dan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KPL) dinamakan “Naratama”.

 Narakarya dan Naratama adalah proses yang harus diselesaikan sehingga yang bersangkutan berhak mendapat Surat Hak Bina (SHB) dan atau Surat Hak Latih (SHL). SHB terdiri dari dua tingkatan yaitu SHB Dasar untuk lulusan KMD dan SHB Lanjutan untuk lulusan KML. SHL terdiri dari dua tingkatan yaitu SHL Dasar untuk lulusan KPD dan SHL Lanjutan untuk lulusan KPL.SHB (dasar dan lanjutan) dan SHL (dasar) merupakan lisensi bagi Anggota Dewasa Gerakan Pramuka untuk dapat menjadi Pembina Pramuka dan atau Pelatih Pembina Pramuka serta sebagai syarat untuk dapat mengikuti jenjang kursus kepramukaan yang lebih tinggi dan untuk dapat menduduki jabatan tertentu di Gerakan Pramuka.

SHB adalah Surat kewenangan membina yang diterbitkan oleh Kwartir Cabang. Bersamaan dengan didapatkannya SHB, Pembina berhak mendapat Tanda Hak Bina (THB). SHL adalah Surat kewenangan melatih yang diterbitkan oleh Kwartir Cabang. Bersamaan dengan didapatkannya SHL, pelatih tersebut berhak mendapat Tanda Hak Latih (THL).

Pemberian SHB dan SHL melalui proses tanya jawab kesediaan, ulang janji dan penandatanganan ikrar dalam prosesi pengukuhan. Setelah dikukuhkan yang bersangkutan berhak menggunakan Selendang Mahir dan Pita Mahir untuk Pembina. Untuk Pelatih, setelah dikukuhkan yang bersangkutan berhak menggunakan Tanda Kualifikasi Pelatih.

Sebagai bagian dari anggota kepramukaan dunia/World Organization of Scout Movement (WOSM), Pembina dan Pelatih kepramukaan Indonesia dapat mengenakan tanda pengenal Internasional berupa Manik Kayu (wood beads) dan setangan leher Gilwell (Gillwell Scarf). Tatacara penggunaan dijelaskan pada bagian berikutnya.

Di Kota Semarang

DI kwartir Cabang Kota Semarang, penyusunan narakarya dan naratama di turunkan dalam 25 tahun 2021. Dalam juklak ini dijabarkan dan dioperasionalkan sehingga anggota dewasa yang baru menyelesaikan kurus orang dewasa dapat dengan mudah untuk melanjutkan pengembangan anggota dewasa pasca kursus.  Pedoman ini disusun bertujuan mendiskripsikan pengembangan kompetensi bagi peserta pascakursus pembina pramuka mahir tingkat dasar, kursus pembina pramuka mahir tingkat lanjutan, kursus pelatih pembina pramuka mahir tingkat dasar dan kursus pelatih pembina pramuka mahir tingkat lanjut.

Untuk kakak yang ingin mengikuti Program ini langkah pertama adalah buatlah laporan bahwa kakak telah lulus dalam Kegiatan Kurus di dalamnya dilengkapi dengan Ijazah kursus dan Rencana Tindak Lanjut. Laporan tersebut dikumpulkan ke Kwarcab Kota Semarang pada hari kerja dan jam kerja. Selanjutnya akan mendapat penjelasan lebih lanjut oleh kwarcab.